Potret ilustrator buku anak Laura Mocelin yang tersenyum hangat ke arah kamera dengan kepala bersandar pada lengannya

Laura Mocelin

Ilustrator

Brasil

Laura Mocelin meraih gelar di bidang arsitektur dan tata kota, tetapi telah berkarya secara profesional sebagai ilustrator dan desainer tata letak selama lebih dari tujuh tahun. Sebagai ilustrator yang berspesialisasi dalam buku anak-anak, ia telah mengilustrasikan lebih dari 100 judul, menggarap setiap judul mulai dari sketsa awal dan pengembangan warna, hingga penulisan huruf, tata letak halaman, dan penyusunan berkas siap cetak. Saat ini, Laura diwakili secara internasional oleh Illo Agency dan terus menerapkan prinsip-prinsip arsitektur dalam karyanya, mengeksplorasi perspektif serta cara cahaya masuk melalui jendela untuk menciptakan dunia imajinatif bagi para pembaca muda.

situs web
instagram
"Affinity telah menjadi teman berkarya saya sejak mulai mengilustrasikan buku anak. Di situlah ide-ide mulai terwujud, menjadi halaman-halaman yang menghidupkan cerita. Dapat mengilustrasikan, merancang, dan menyusun seluruh buku dalam satu tempat telah membantu saya berkembang sebagai ilustrator. Sungguh menyenangkan melihat Affinity terus berkembang seiring perjalanan kreatif saya."

Pertanyaan & Jawaban

  • Semasa kecil, saya sering mengunjungi bibi saya yang bekerja di perpustakaan umum. Saya menghabiskan waktu berjam-jam setiap sore membuka lembar demi lembar buku sambil mengamati ilustrasinya. Saya tidak memahami bagaimana ilustrasi itu dibuat atau bagaimana kata-kata dapat tersusun begitu rapi di setiap halaman. Mengingat masa itu, saya yakin di sanalah impian saya untuk menjadi ilustrator bermula. Impian itu tersimpan diam di hati saya selama bertahun-tahun, sebelum akhirnya menjadi bagian dari hidup saya.

  • Baru-baru ini, saya mengerjakan sebuah buku tentang kota tempat saya tinggal bekerja sama dengan pemerintah kota. Kami meluncurkannya di sebuah pameran buku, dengan 10.000 eksemplar dibagikan secara gratis. Itu menjadi momen paling berkesan dalam karier saya karena saya dapat bertemu para pembaca dan, yang paling membahagiakan, melihat anak-anak memegang buku itu di tangan mereka. Perasaan itu tak ternilai harganya. Itulah alasan saya terus berkarya sebagai ilustrator: agar para pembaca dapat mengenali jati dirinya, sekaligus bagian diri saya, dalam setiap ilustrasi.

  • Bagian favorit saya dalam mengilustrasikan buku anak adalah tahap perencanaan. Di tahap itulah saya menentukan garis-garis utama, mengatur arah cahaya dan bayangan, serta mulai memikirkan bagaimana ilustrasi dan tata letak halaman akan saling melengkapi.

  • Affinity benar-benar terasa seperti teman berkarya setiap kali saya bekerja. Affinity memungkinkan seniman beralih dengan mulus antara ilustrasi, seni vektor, dan tata letak halaman. Siapa pun yang membuat buku pasti tahu betapa besar kemudahan yang diberikannya. Saya dapat mulai membuat sketsa sambil memikirkan tata letak halaman, sehingga ilustrasi dan desain halaman berkembang secara bersamaan. Bagi saya, hal itu terasa sedikit ajaib.

  • Selain fleksibilitas dalam menyesuaikan Affinity(terbuka di tab atau jendela baru) agar sesuai dengan alur kerja saya, saya selalu merekomendasikan penggunaan filter yang tidak merusak(terbuka di tab atau jendela baru). Filter tersebut memungkinkan saya tetap berkarya pada sebuah lapisan sambil mempertahankan efek filter yang sama. Fitur ini sangat berguna saat menambahkan elemen lain pada area yang sudah diburamkan tanpa harus memulai kembali dari awal.

Ilustrasi buku anak yang dibuat di Affinity, menampilkan anak-anak bermain di sebuah desa bersalju, membuat manusia salju, dan menyeberangi jembatan, sementara tokoh-tokoh ajaib melayang di langit musim dingin